- Selamat Datang di Toko Gapura Pustaka Cepat Murah dan Bersahabat
Goodbyes Are Bittersweet
Rp 50.000 Rp 80.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Buku Novel |
Goodbyes Are Bittersweet
“Tolong Ineke, jangan salah paham. Aku bohong waktu itu karena aku gak mau kamu mikir macem-macem, biar semuanya gak ada masalah.”
“Dan hasilnya aku yang tahu sendiri, aku yang tau semuanya tanpa Kak Adam yang lebih dulu ngasih tau ke aku. Aku bahkan sama sekali gak pernah deket sama cowok sekali pun itu yang katanya Kak Adam cuman temen!!! Aku jelasin lagi ya Kak, gak ada temen cowok sama cewek yang beneran temenan, gak ada Kak gak ada!”
“Ada! Aku sama Yura. Dan yang kamu pikirkan itu, hanya pikiran buruk kamu tentang friedzone. Cuma karena kamu berpikir hal buruk seperti itu bukan berarti akan terjadi, Ineke. Yura memang teman aku sebelum aku kenal kamu, tapi aku gak pernah nembak dia dan aku gak pernah ngasih harapan apapun ke dia! Semua yang ada dipikiran kamu cuma hal-hal yang buruk tentang aku!” Kelakar Adam dan pergi dengan emosi yang masih meluap. Mendengar jawaban Adam, Wisnu membatin dengan nama perempuan itu, tapi ia singkirkan karena dirasa hanya kebetulan belaka.
“Tapi hubungan kalian tidak terlihat seperti berteman!” decak Ineke merintih.
Gadis lama Adam yang disangka sudah menyiksa hatinya dengan terus menerus mendiami Adam. Sebuah persoalan yang tak seharusnya menjadi rahasia ternyata cukup ampuh untuk menjelma menjadi sumber alasan keputusan Ineke. Perihal perasaan yang berperan lebih dari apa pun yang ada, perihal pikiran yang tak lagi sejalan dengan apa yang diucapkan.
Hanya saat itu, seakan waktu berdetik mundurbersamaan dengan masa lalu yang menerobos masuk saat sudah tak lagi pandai bertatap sama. Namun mengapa hanya rasa hampa kembali datang tatkala ia sudah cukup rasakan penyiksaan? semua yang ada padanya, perkara buruk saja selalu mengalun di benak Ineke hingga apakah mungkin kehadirankembali perlahan menutupi yang tak pernah di sangka itu? akankah hubungan mereka tetap menjadi asing atau kembali saling memberikan harap seperti waktu itu?
Tags: Lisa Rahmawati Sufyan, Novel
Goodbyes Are Bittersweet
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.128 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Perempuan yang Tak Pernah Padam
Buku Perempuan yang Tak Pernah Padam merupakan novel inspiratif yang menyoroti perjalanan seorang mahasiswi bernama Aisyah dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pemberdayaan perempuan di lingkungan kampus. Melalui narasi yang kuat dan penuh emosi, penulis menghadirkan potret nyata perjuangan perempuan muda yang tidak hanya berjuang melawan stereotip gender, tetapi juga menyalakan gerakan sosial yang berdampak…
Rp 24.000Pesan Cinta untuk Dara Manisku
Sudah menjadi rumus kehidupan, ujian cinta akan selalu ada di sepanjang jalan. Apalagi jika yang datang dalam kehidupan seorang laki laki itu ternyata lebih dari satu. Bahkan tiga, atau empat orang gadis sekaligus. Begitulah cerita kali ini yang mengisahkan hari hari Kangenur di tempat khusus. Saat cintanya kepada Nining menemukan titik terang, ada gadis lain…
Rp 50.000 Rp 80.000Baking Powder of Self
Tentang bagaimana remaja meredakan riuhnya proses pendewasaan. Remaja dengan ego yang tinggi. Terkadang ingin dimengerti, kadang pula tak mampu mengerti situasi. Sering takut mencoba melangkah, padahal di langkah itu jati dirinya lahir. Banyak pelajaran hidup yang bisa diambil sebagai perubahan diri agar tahan banting mengatasi lika-liku masa muda yang rentan tersesat arah. Hei, Remaja! Cicipilah…
Rp 60.000Seri Guru Muda: Asa dan Cita-Cita
Hayat, guru muda berbakat. Menjelang akhir kuliahnya, merintis usaha bersama teman-temannya. Setelah lulus kuliah, Hayat pun diterima dan tinggal di sekolah. Selesai masalah dengan teman-temannya. Di sekolah Hayat dihadapkan dengan masalah kegiatannya. Otaknya pun terus berputar, berpikir untuk bisa melaksanakan dua kegiatan yang bersamaan. Jiwanya mulai goyah. Dibenaknya andai saja raganya bisa terbelah dua. Mungkin…
Rp 55.000Bangun Meraih Mimpi
Dengan kegigihan, keuletan, ketekunan dan kesabaran akhirnya Bangun dapat meraih gelar Sarjana. Sebuah gelar yang tidak pernah direncanakan oleh orang tua bahkan mimpi pun tidak. Sebab, kondisi pada saat itu memang hal yang mustahil memiliki anak seorang sarjana. Namun kenyataanya Bangun dapat membuktikan dengan mengenakan pakaian Toga di hadapan ayah dan ibunya. Tangis haru biru…
Rp 55.000Surga Cinta di Timur Borneo
Nisa masih menunggu kepastian Bram atas hubungan mereka, karena ia tak mungkin terus berbohong pada ibunya yang menanti kepulangannya setelah lulus dari Universitas Sebelas Maret. Akhirnya, Bram tak memberikan kepastian apa pun membuat Nisalah yang memilih keputusannya sendiri. Kecewa dengan Bram membuat jiwa petualang Nisa terusik, ia memutuskan melamar kerja disebuah kota kecil di ujung…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.