- Selamat Datang di Toko Gapura Pustaka Cepat Murah dan Bersahabat
Perempuan yang Tak Pernah Padam
Rp 24.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Buku Novel |
Perempuan yang Tak Pernah Padam
Buku Perempuan yang Tak Pernah Padam merupakan novel inspiratif yang menyoroti perjalanan seorang mahasiswi bernama Aisyah dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pemberdayaan perempuan di lingkungan kampus. Melalui narasi yang kuat dan penuh emosi, penulis menghadirkan potret nyata perjuangan perempuan muda yang tidak hanya berjuang melawan stereotip gender, tetapi juga menyalakan gerakan sosial yang berdampak luas. Dimulai dari keresahan personal Aisyah terhadap minimnya representasi perempuan dalam kepemimpinan kampus, cerita berkembang menjadi kisah transformasi yang penuh semangat dan solidaritas. Aisyah bersama dua sahabatnya, Nadira dan Sita, mendirikan komunitas Kartini Muda—sebuah wadah perjuangan yang menyuarakan hak, keadilan, serta ruang aman bagi perempuan. Mereka menghadapi berbagai tantangan, mulai dari cibiran, keraguan, hingga pelecehan, namun justru itu menjadi bahan bakar perjuangan mereka. Buku ini tidak hanya mengangkat tema kesetaraan gender, tetapi juga menekankan pentingnya keberanian, kolaborasi, dan kepemimpinan perempuan muda di tengah budaya patriarkis. Dengan gaya penulisan yang mengalir dan dialog yang membumi, karya ini menggugah kesadaran pembaca bahwa perubahan sosial dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten dan penuh keyakinan. Novel ini sangat relevan dibaca oleh mahasiswa, aktivis perempuan, dan siapa pun yang peduli terhadap isu keadilan dan pemberdayaan gender.
Perempuan yang Tak Pernah Padam
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 878 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Surga Cinta di Timur Borneo
Nisa masih menunggu kepastian Bram atas hubungan mereka, karena ia tak mungkin terus berbohong pada ibunya yang menanti kepulangannya setelah lulus dari Universitas Sebelas Maret. Akhirnya, Bram tak memberikan kepastian apa pun membuat Nisalah yang memilih keputusannya sendiri. Kecewa dengan Bram membuat jiwa petualang Nisa terusik, ia memutuskan melamar kerja disebuah kota kecil di ujung…
Rp 55.000Wajah di Balik Jendela
Tangan kanan pria itu perlahan bergerak. Pelan dan gemetar. Mataku menangkap dedaunan di pepohonan depan rumah yang bergerak-gerak cepat. Udara dingin kembali menyusup dari celah-celah atap. Wajah di balik jendela berubah pucat sekali. Bibirnya mulai memutih. Air matanya jatuh berkali-kali. Tampaknya dia ingin menyampaikan sesuatu. Namun percuma, pertemuan kita dibatasi oleh sebidang kaca jendela. Aku…
Rp 55.000Mencintai dalam Ikhlas
Ketika kita diuji dengan suatu keikhlasan, mungkin itu memang sulit. Karena, ikhlas adalah kata singkat, namun bermakna berat. Ikhlas adalah belajar merelakan apa yang hilang dari genggaman, karena tidak setiap yang kita harapkan menjadi kenyataan. Akan tiba masanya kita mengalami kekecewaan hingga kegagalan. Ditinggalkan dan meninggalkan adalah lumrah dalam kehidupan. Kita tidak bisa menentang…
Rp 60.000Goodbyes Are Bittersweet
“Tolong Ineke, jangan salah paham. Aku bohong waktu itu karena aku gak mau kamu mikir macem-macem, biar semuanya gak ada masalah.” “Dan hasilnya aku yang tahu sendiri, aku yang tau semuanya tanpa Kak Adam yang lebih dulu ngasih tau ke aku. Aku bahkan sama sekali gak pernah deket sama cowok sekali pun itu yang katanya…
Rp 50.000 Rp 80.000Samskara Series
Di balik kegiatan pengabdian masyarakat yang penuh semangat, tersembunyi keraguan, konflik batin, dan kelemahan. Tokoh yang ceroboh dan pelupa, terjebak dalam labirin ketakutannya sendiri dan penyakit yang menghantui. Tokoh yang problematik dengan kepribadiannya yang selalu mencari tantangan dan kepuasan untuk kebutuhan. Lalu disandingkan dengan tokoh yang tegas dan sensitif dalam memimpin dengan menyembunyikan kelemahan di…
Rp 60.000Kan Kugapai Rembulanku
Kan Kugapai Rembulanku adalah novel yang berisi kumpulan cerita yang diciptakan oleh para penulis sastra bahasa yang mewakili jiwa dan perasaan yang akan membuat si pembaca termotivasi, tergugah jiwa semangatnya dalam menciptakan sebuah karya mandiri sebagai bentuk contoh seni menghibur diri dan mengenalkan ke bangsa Indonesia dan ke Internasional. Pertiwi berkata, “Masih adakah manusia yang…
Rp 40.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.