- Selamat Datang di Toko Gapura Pustaka Cepat Murah dan Bersahabat
Selembar Kisah Peminum Kopi
Rp 50.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Buku Cerpen |
Penulis: Nurazizah Asfahani
Selembar Kisah Peminum Kopi
Tidak ada kisah seindah alam dan seharum kopi yang terhidang melalui tangan-tangan ciptaan-Nya. Peminum kopi sejati akan selalu memahami bagaimana menghidupkan rasa syukur saat menikmati kopi hingga tegukan terakhir.
Pak Amir yang memiliki sekolah alam bersama dengan murid-muridnya sangat dekat selayaknya anak-anak kandungnya. Sekolah yang dibangun dari warisan orang tuanya yang mengalami musibah saat Pak Amir masih kecil. Ada pesan yang sangat menyentuh untuk Pak Amir dan orang tuanya. Kira-kira apa, ya, pesannya?
Pernahkan kamu merasakan menatap senja sambil menyesap kopi. Biji kopi pilihan dari kebunnya langsung di tempat ketinggian sekitar 1.600 mdpl. Kang Ade dan ketiga tamunya membawa petualangan yang seru untuk peminum kopi sejati.
Kenangan kepada seseorang yang amat berarti dalam kehidupan kita tak akan mudah terhapus. Terlebih kenangan bersama ibu dengan masakannya. Sayur Lombok (cabai) khas Si Mbok. Kopi bulukerto khas Wonogiri menambah kerinduan akan kampung halaman.
Siapkan secangkir kopi terbaik dan nikmati setiap momen dengan penuh rasa syukur. Selamat menimkati “Selembar Kisah Peminum Kopi”.
Tags: Nurazizah Asfahani
Selembar Kisah Peminum Kopi
| Berat | 502 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.277 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Teruntuk Jodohku di Masa Depan
Buku ini adalah kumpulan doa yang ditulis diam-diam, rindu yang diselipkan dalam kata, dan harapan yang belum bernama. “Untuk Jodohku di Masa Depan” menghadirkan suara-suara hati tentang menunggu, memantaskan diri, dan percaya bahwa setiap pertemuan memiliki waktunya sendiri. Jika kelak kita bertemu, semoga kata-kata ini lebih dulu menyapamu.
Rp 25.000Janji Setia di Watu Plenuk
Aku menunggu Lastri di Watu Plenuk dengan harap-harap cemas. Untunglah beberapa saat kemudian Lastri datang. Aku pun mulai mengobrol dengan Lastri layaknya orang yang sedang jatuh cinta. Menjelang berpisah hatiku merasa sedih dan hampa. “Lastri, sebelum berpisah, jujur kukatakan aku suka sama kamu. Maukah kamu jadi pacarku?” Entah keberanian itu darimana datangnya. Aku tiba-tiba merasa…
Rp 55.000Cerita Sebuah Sungai
Seusai upacara Proklamasi Kemerdekaan, bupati dan rombongan dengan menumpang kendaraan yang bagus-bagus datang berkunjung ke Kali Winongo. Setelah berpidato bupati menggunting pita menandai peresmian jembatan kerangka baja yang menghubungkan Desa Winongo dengan wilayah lain. Jembatan tersebut dinamakan Jembatan Nimas Siti Markonah, sesuai dengan nama warga Winongo terakhir yang hanyut dan kemudian mengilhami pembangunan jembatan itu….
Rp 60.000 Rp 65.000Teror dari Makassar
Tiba-tiba kekasihku yang ada di Makassar menelepon. Pagi tadi baru saja kami bertengkar. Jika itu terjadi lagi justru aku merasakan teror yang sesungguhnya. Dua bulan lagi kami punya rencana menikah. Jika aku nanti mengikutinya ke Makassar jangan ada yang beranggapan Sukoharjo kurang aman. Itu terjadi dikarenakan aku harus mengikuti keluarga baruku karena selama ini aku…
Rp 65.000 Rp 70.000Dua Pagi Dua Ayat
Dua penulis. Dua dunia. Satu kumpulan cerita yang menyentuh relung hati paling dalam. Melalui Dua Pagi Dua Ayat, Nuryadikartono dan Mariza sengaja membangun dua semesta narasi yang berbeda namun sama-sama memikat. Antologi ini adalah tentang pertemuan, perpisahan, pencarian, dan keberanian untuk kembali—kepada seseorang, pada sebuah tempat, atau kepada diri sendiri. Dari hiruk-pikuk kehidupan kantor, viralitas…
Rp 54.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.