- Selamat Datang di Toko Gapura Pustaka Cepat Murah dan Bersahabat
Kritik Puisi Senandung Cinta – Tiara Mulya Ningsih dari Komunitas Dream Team

Kritik Puisi
Senandung Cinta
Senandung cinta dalam cinta berbalut rindu,
aku berjalan di atas bayangan kita,
meraba jejak jemarimu yang dulu menghangatkanku,
sunyi kini menjadi lagu tentangmu.
Mereka bertanya, “Mengapa kau masih setia?”
Sedang waktu terus melaju tanpa menoleh.
Mereka menertawakan harapan,
seakan janji kita hanya angin yang berlalu.
Aku menyebut namamu di hembusan senja,
pada aliran sungai yang membawa sisa kenangan,
mengalir jauh, namun tak pernah hilang,
seperti rasa yang tak tahu arah pulang.
Air mataku jatuh bagai hujan,
membasahi kisah yang tak ingin pudar.
Hati ini tetap bergetar dalam keheningan,
bagai melodi cinta yang tak pernah selesai.
Malam menggema, bisikan rindu,
angin membawa wangi yang pernah kau tinggalkan.
Aku berdiri di persimpangan waktu,
antara ingin mengejar atau membiarkanmu pergi.
Riau, 05 Februari 2025
BACA JUGA: Kritik Puisi Tentangmu, Nayanika – Rhez dari Literary Haven Community
Puisi berjudul Senandung Cinta ditulis Tiara Mulya Ningsi dari Komunitas Dream Team mengangkat tema kerinduan dan kesetiaan dalam cinta, meskipun cinta tersebut telah berlalu atau tidak mungkin bersatu. Kak Tiara mengungkapkan perasaan yang mendalam tentang cinta yang masih bersemi meskipun waktu terus berjalan.
Puisi ini terdiri dari lima bait, dengan masing-masing bait terdiri dari empat baris (kuatrain). Struktur yang teratur ini memberikan kesan yang rapi dan simetris, yang sesuai dengan tema puisi yang menggambarkan perasaan yang terstruktur dan mendalam.
Adapun pemilihan kata dalam puisi ini sangat puitis dan mampu membangkitkan emosi yang kuat. Kata-kata seperti “senandung,” “rindu,” “bayangan,” “jejak,” “sunyi,” “setia,” dan “kenangan” menciptakan suasana yang penuh perasaan.
Adapun penggunaan majas dalam puisi ini, ada tiga, yaitu: pertama, Majas Metafora pada kalimat “aku berjalan di atas bayangan kita” (Bait 1) menggunakan bayangan sebagai metafora untuk menggambarkan kenangan atau jejak-jejak cinta yang masih tersisa.
Kedua, Majas Personifikasi pada kalimat “sunyi kini menjadi lagu tentangmu” (Bait 1) memberikan sifat manusia pada kesunyian yang menjadi lagu.
Dan ketiga, Majas Simile pada kalimat “Air mataku jatuh bagai hujan” (Bait 4) membandingkan air mata dengan hujan, yang menunjukkan betapa banyak dan derasnya air mata yang jatuh.
BACA JUGA: Kritik Puisi Pengagum Rahasia – Starla
Ada beberapa catatan yang bisa menjadi bahan evaluasi, sebagai berikut:
1. Penggunaan Bahasa yang Terlalu Puitis: Meskipun penggunaan bahasa yang puitis adalah salah satu kekuatan puisi ini, namun terkadang terasa berlebihan dan kurang alami. Beberapa frasa mungkin bisa dieksplorasi lebih lanjut agar terdengar lebih dan tidak terlalu dibuat-buat.
2. Pengulangan Kata: Penggunaan kata “tentangmu” di bait pertama dan kedua terkesan agak berulang. Penyair bisa mencoba mencari variasi kata atau frasa lain untuk menghindari pengulangan yang terlalu sering.
3. Kurang Detail: Beberapa bagian puisi ini terasa kurang detail dan deskriptif. Misalnya, pada bait kelima, penyair hanya menyebutkan tentang persimpangan waktu, namun tidak dijelaskan lebih lanjut tentang apa yang dirasakan penyair saat berada di persimpangan tersebut. Sebaiknya penyair menambahkan detail atau deskripsi yang lebih agar puisi ini terasa lebih hidup dan emosional.
4. Eksplorasi Bahasa yang Lebih Alami: Penyair bisa mencoba mencari frasa atau kata-kata yang lebih sederhana dan tidak terlalu puitis, namun tetap mampu menyampaikan emosi dan perasaan dengan kuat.
5. Variasi Kata: Penyair bisa mencoba mencari variasi kata atau frasa lain untuk menghindari pengulangan yang terlalu sering.
Secara keseluruhan, puisi “Senandung Cinta” ini adalah puisi yang indah dan menyentuh hati. Dengan beberapa perbaikan kecil, puisi ini bisa menjadi lebih kuat dan berkesan.
Kritik Puisi Senandung Cinta – Tiara Mulya Ningsih dari Komunitas Dream Team
Nonton Ipar Adalah Maut Gratis LK21 dan Rebahin, Ini Link Alternatifnya!
Diposting oleh admingapuraLink nonton Ipar Adalah Maut gratis LK21 dan Rebahin yang belakang ini lagi ramai dicari oleh warganet Indonesia yang melewatkan nonton film di bioskop awal tahun ini. Ada link alternatif untuk nonton gratis full movie film Ipar Adalah Maut secara gratis selain LK21 dan Rebahin maupun juga bioskop Indo tanpa iklan kali ini. Secara garis…
SelengkapnyaMateri Puisi Esai Singkat, 3 Trik Penjelasan Biar Paham Dengan Singkat
Diposting oleh admingapuraA. Pengertian Puisi Esai Puisi esai adalah bentuk puisi yang mencampurkan unsur-unsur puisi dengan elemen-elemen esai. Dalam puisi esai, penyair tidak hanya mengekspresikan perasaan atau pemikiran secara metaforis atau simbolis, tetapi juga menyampaikan gagasan-gagasan atau pandangan-pandangan dalam bentuk yang lebih analitis atau eksplisit seperti dalam esai. Puisi esai cenderung memiliki struktur yang lebih longgar dibandingkan…
SelengkapnyaPuisi Esai: Pengertian, Jenis dan Contoh
Diposting oleh admingapuraA. Pengertian Puisi Esai Puisi esai adalah jenis puisi yang menggabungkan unsur-unsur esai dengan unsur-unsur puisi. Esai dalam puisi ini berarti adanya penjelasan atau pemikiran yang lebih panjang dan terstruktur, seperti yang biasa ditemukan dalam tulisan esai. Namun, esai dalam puisi tidak hanya berupa penjelasan, tetapi juga diekspresikan melalui bahasa puisi yang indah dan kreatif….
SelengkapnyaKritik Puisi Jeritan Malam Melodi Aksara – Nas21 dari Komunitas Sharing Kepenulisan
Diposting oleh admingapuraJeritan Malam Melodi Aksara Berjalan di penghujung waktu, menanti sang pujangga cinta, membawa melodi aksara yang syahdu, menggugah hati yang beku tanpa rasa. Penantianku yang begitu lama, terjawab dalam lantunan nada, aksara menari dalam iramanya, mencipta cinta dan keyakinannya. Wahai pujangga yang menghapus lara, hadirmu cahaya dalam gulita, langkahmu menuntun asa yang sirna, tetaplah bersinar…
SelengkapnyaKritik Puisi Pengagum Rahasia – Starla
Diposting oleh admingapuraPengagum Rahasia Waktu terus berputar, perlahan kamu mulai mendekat, aku yang telah dibuat bingung oleh nya Apa maksud mu? Aku tak paham, aku hanya pengagum rahasia mu yang mungkin akan terlihat seperti debu Debu yang kian banyak, terus mengusik ruang yang telah kosong perlahan Terima kasih karna telah memberi ku kesempatan untuk menjadi debu yang…
SelengkapnyaKritik Puisi Dia yang Kunanti – Andini dari Komunitas Cahaya Pena Community
Diposting oleh admingapuraDia yang Kunanti Di tepian rindu yang tak bertepi, kutunggu hadirmu tanpa lelah. Bagai senja menanti fajar kembali, meski gelap merayap dengan resah. Kau adalah angin yang berhembus pelan, membawa harapan dalam sunyi. Meski langkahmu tak kunjung datang, aku tetap setia di sini menanti. Malam bertanya, kapan kau tiba? Bintang pun redup tanpa jawab. Namun…
SelengkapnyaTeruntuk Jodohku di Masa Depan
Buku ini adalah kumpulan doa yang ditulis diam-diam, rindu yang diselipkan dalam kata, dan harapan yang belum bernama. “Untuk Jodohku di Masa Depan” menghadirkan suara-suara hati tentang menunggu, memantaskan diri, dan percaya bahwa setiap pertemuan memiliki waktunya sendiri. Jika kelak kita bertemu, semoga kata-kata ini lebih dulu menyapamu.
Rp 25.000Biarlah Sajak Berbicara
Sinopsis Kau pikir neraka yang paling panas? Sedang hati terbakar asmara… Apa hanya salju yang paling dingin? Sedang jiwa ini membeku tanpa kekasih Apa hanya bumi yang paling luas? Sedang cinta ini sudah menutupi nya hingga penuh Apa kau fikir permata itu indah? Sedang cinta ini telah membutakanku Kalau begitu apa beda nya debu dengan…
Rp 50.000Konflik Antar dan Inter Umat Beragama
Buku Konflik Antar dan Inter Umat Beragama ini menghadirkan kajian komprehensif mengenai dinamika konflik yang berkembang dalam masyarakat plural. Berangkat dari konsep-konsep dasar konflik, buku ini menjelaskan bagaimana perbedaan kepentingan, nilai, identitas, hingga struktur sosial membentuk relasi yang rentan gesekan. Melalui teori-teori klasik seperti Marx, Coser, Simmel, hingga Dahrendorf, pembaca diajak memahami bahwa konflik bukan…
Rp 60.000 Rp 65.000Warna Jejak Perjalanan
Sinopsis Warna Jejak Perjalanan Di balik setiap kata tersembunyi jejak langkah, dalam setiap kalimat terjalin cerita hidup, dan rangkaian aksara itu menjadi saksi perjalanannya. Seperti buku ini, yang menjadi saksi bisu dari tawa dan tangis, mimpi-mimpi yang terbangun, dan harapan yang tak pernah padam. Guratan pena ini akan membawa Anda melintasi waktu, menyentuh relung hati…
*Harga MulaiRp 69.000
Pena Rindu Ibunda
Kemuliaan melekat padamu Sesuai sabda Rasul dan Nabiku Ibumu, ibumu, ibumu… Kemudian bapakmu… Bukti kemuliaan dirimu Engkau orang yang mulia Mengandung anak manusia ……. Mengandung sembilan bulan Menjaga asupan dan melahirkan Merawat dan membesarkan …….. Ibu adalah sosok istimewa, tak akan pernah terbalaskan semua pengorbanannya. Kasih ibu tak terhingga sepanjang masa. Sang…
Rp 50.000Ini Tentang Rasa
INI TENTANG RASA adalah antologi puisi yang berisi tentang serpihan rasa dan remah-remah cerita tentang kehidupan. Setiap episode kehidupan sangat menggelitik untuk dipuisikan. Cinta, rindu, gelisah, kecewa, dan juga penghambaan diri pada Sang Kuasa. Memuisikan hidup dan menghidupkan puisi adalah dua aktivitas yang sungguh menyenangkan. Dengan keduanya kita bisa memberi makna lebih pada setiap peristiwa…
Rp 65.000
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.