- Selamat Datang di Toko Gapura Pustaka Cepat Murah dan Bersahabat
Wiyata Amarta
Rp 80.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Buku Cerpen |
Penulis: Iqbal Maulana
Wiyata Amarta
Dagangan yang dibawa ke kampus punya tetangga sekitar rumah kosnya. Sumi tidak memiliki rasa malu karena keinginan yang kuat untuk mewujudkan cita-citanya. (Tabah Membawa Hadiah)
Perlahan Mira membuka layar ponsel. Tampilan di layar membuat hatinya berdesir. Telah bertumpuk pesan masuk. Ditekannya ikon bergambar foto keluarga mereka untuk memeriksa obrolan di dalamnya. (Nenek akan Menjual Rumah Kami)
“Cita-cita dan harapanmu yang tidak tercapai jangan jadikan ia penghambat cita-cita yang sudah digariskan Allah SWT.” Jawab Ibu dengan wajah yakin. (Memilih untuk Pilihan)
Bagi warga kampung Jati Keramik pasti sudah tak asing dengan sosok Bu Yayah yang baik hati lagi dermawan. Ia yang selalu memberi walaupun kadang beliau hanya punya uang seadanya. (Sang Pelangi dalam Pelukan Ilahi)
Semua terlihat menyeka air matanya dengan lengan baju, dan kami semua kembali menggalang dana sambil sesekali saling bertanya tentang siapa sebenarnya Kakek itu. (Si Tua Rongsok Membuatku Malu)
Tags: Iqbal Maulana, Wiyata Amarta
Wiyata Amarta
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.033 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Masa Lalu Berakhir di Banyuwangi
Sikap atau pola pengasuhan yang salah dari orang tua sering memunculkan reaksi yang salah pula pada diri anak terutama anak sulung. Apa yang perlu diperhatikan oleh orang tua dan anak untuk mengatasi masalah saling salah paham atau miskomunikasi semacam itu? Jawaban terhadap masalah psikologis itulah yang merupakan inti dari cerita Masa Lalu Berakhir di Banyuwangi….
Rp 65.000 Rp 75.000Janji Setia di Watu Plenuk
Aku menunggu Lastri di Watu Plenuk dengan harap-harap cemas. Untunglah beberapa saat kemudian Lastri datang. Aku pun mulai mengobrol dengan Lastri layaknya orang yang sedang jatuh cinta. Menjelang berpisah hatiku merasa sedih dan hampa. “Lastri, sebelum berpisah, jujur kukatakan aku suka sama kamu. Maukah kamu jadi pacarku?” Entah keberanian itu darimana datangnya. Aku tiba-tiba merasa…
Rp 55.000Selembar Kisah Peminum Kopi
Tidak ada kisah seindah alam dan seharum kopi yang terhidang melalui tangan-tangan ciptaan-Nya. Peminum kopi sejati akan selalu memahami bagaimana menghidupkan rasa syukur saat menikmati kopi hingga tegukan terakhir. Pak Amir yang memiliki sekolah alam bersama dengan murid-muridnya sangat dekat selayaknya anak-anak kandungnya. Sekolah yang dibangun dari warisan orang tuanya yang mengalami musibah saat Pak…
Rp 50.000Teruntuk Jodohku di Masa Depan
Buku ini adalah kumpulan doa yang ditulis diam-diam, rindu yang diselipkan dalam kata, dan harapan yang belum bernama. “Untuk Jodohku di Masa Depan” menghadirkan suara-suara hati tentang menunggu, memantaskan diri, dan percaya bahwa setiap pertemuan memiliki waktunya sendiri. Jika kelak kita bertemu, semoga kata-kata ini lebih dulu menyapamu.
Rp 25.000Upacara Kemajuan
Melalui buku ini kita diajak melintasi ruang dan waktu, merasakan denyut hidup yang berbeda-beda. Mulai dari desa yang sunyi, hingar-bingar politik, hingga renungan personal di balik jendela. Upacara Kemajuan adalah lebih dari sekadar antologi. Ini adalah ruang temu di mana setiap cerita adalah upacara kecil—ritual yang merayakan, memprotes, atau sekadar mengingatkan bahwa hidup selalu bergerak…
Rp 55.000Luka Penuh Makna
Luka, satu kata singkat yang membuat kita merasakan berjuta rasa. Terkadang menangis dalam kesunyian, merasa sepi di tengah keramaian. Dialami oleh siapa saja yang pernah merasakan jatuh cinta dan ketika cintanya tak terbalaskan atau kisah cintanya tak bisa bersatu. Entah alasan keadaan ataupun benteng tinggi yang memang sulit untuk diruntuhkan. Namun luka selal punya hikmah…
Rp 40.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.