- Selamat Datang di Toko Gapura Pustaka Cepat Murah dan Bersahabat
Kritik Puisi Cinta Terhalang Restu – Adzkiyathar dari Cahaya Pena Community

Kritik Puisi
Cinta Terhalang Restu
Kita pernah mengukir kisah cinta
Saling menggenggam tangan meluapkan rasa
Kamu selalu ku sebut dalam bait doa
Meminta akan sebuah takdir cinta
Nyatanya, cinta kita terhalang restu
Adat kita tak bisa bersatu
Kamu tetap milik ibumu
Bahkan waktu tak akan bisa memisahkan kenyataan itu
Terima kasih atas kisah yang terukir indah
Kini, hanya menjadi kenangan penuh air mata
Kawah Bromo, 5 Februari 2025
BACA JUGA: Kritik Puisi Dia yang Kunanti – Andini dari Komunitas Cahaya Pena Community
KRITIK PUISI
Puisi berjudul Cinta Terhalang Restu ditulis oleh Adzkiyathar dari Cahaya Pena Community ini mengangkat tema cinta pilu, sebuah tema yang cukup umum namun selalu relevan. Tema ini dieksplorasi dengan perasaan yang mendalam dan sentuhan personal.
Pilihan kata dalam puisi ini cukup sederhana namun efektif. Kata-kata seperti “mengukir kisah,” “menggenggam tangan,” “bait doa,” dan “kenangan penuh air mata” mampu membangkitkan emosi dan imajinasi pembaca. Namun, ada beberapa kata yang mungkin bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk memberikan kesan yang lebih kuat, misalnya mengganti “meluapkan rasa” dengan “mencurahkan rasa” atau “menumpahkan rasa.”
Pada penggunaan Majas puisi ini menggunakan Majas Hiperbola pada kalimat”Kamu selalu ku sebut dalam bait doa” (Bait 2) mengandung unsur hiperbola, yaitu melebih-lebihkan sesuatu. Meskipun doa adalah bagian dari ibadah, menyebut nama seseorang terus-menerus dalam doa menunjukkan betapa besar cinta dan harapan penyair pada orang tersebut.
Yang kedua majas Metafora pada kalimat “Kamu tetap milik ibumu” (Bait 3) menggunakan metafora untuk menggambarkan bahwa restu ibu adalah faktor yang sangat kuat dan tidak bisa diubah.
BACA JUGA: Kritik Puisi Bersemi di Matamu – Dian Wulan dari Perkumpulan Anak Literasi
Ada beberapa catatan pada puisi ini, sebagai berikut:
1. Pengulangan: Penggunaan kata “kamu” di bait kedua dan ketiga terkesan agak berulang. Penyair bisa mencoba mencari variasi kata atau frasa lain untuk menghindari pengulangan yang terlalu sering.
2. Pengembangan Emosi: Emosi dalam puisi ini sudah terasa, namun bisa dieksplorasi lebih dalam lagi. Misalnya, pada bait ketiga, penyair bisa menambahkan detail atau perasaan yang lebih spesifik tentang bagaimana rasanya ketika cinta terhalang restu.
3. Akhir yang Terlalu Singkat: Bait terakhir puisi ini terkesan agak terburu-buru. Penyair bisa mencoba mengembangkan bait ini lebih lanjut, mungkin dengan menambahkan refleksi atau harapan tentang masa depan.
Saran:
4. Eksplorasi Diksi: Penyair bisa mencoba mencari kata-kata yang lebih puitis atau kuat untuk menggantikan beberapa kata yang sudah ada.
5. Variasi Majas: Selain hiperbola dan metafora, penyair bisa mencoba menggunakan majas lain seperti personifikasi atau simile untuk memperkaya puisi.
6. Pengembangan Bait: Setiap bait bisa dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan detail atau perasaan yang lebih spesifik.
Secara keseluruhan, puisi “Cinta Terhalang Restu” adalah puisi yang menyentuh hati dan mampu membangkitkan emosi pembaca. Dengan beberapa perbaikan kecil, puisi ini bisa menjadi lebih kuat dan berkesan.
Kritik Puisi Cinta Terhalang Restu – Adzkiyathar dari Cahaya Pena Community
Kritik Puisi Takdir Masih Rahasia – Bulan – Komunitas Dunia C3
Diposting oleh admingapuraTakdir Masih Rahasia Kita berdua seperti bintang yang patah Terhempas jauh dari jalur surga Semesta mengutuk setiap langkah Membiarkan suka menjelma petaka Apa kau dengar tangisan malam? Itu suara kita yang hilang di angkasa Serupa rindu yang terkubur dendam Menyisakan diam di dada terdalam Kita tersesat di lorong waktu Menghitung bulir-bulir bening yang jatuh Sepasang…
SelengkapnyaKritik Puisi Ke’renjana’an – Abd Razzaq dari Goresan Tinta Pemula
Diposting oleh admingapuraKe’renjana’an Riuh Gelombang, Sampaikan Fajar.. Mentari Pagi, Datangkan Petang.. Aku Menangis Di Samping Pohon.. Sore Hingga Malam.. Cinta Membuat Ku Yakin, Tentang Hidup Dan Kekecewaan.. Orang-Orang Sangat Sibuk, Berbisik Angin.. Aku Menghembus Bisik, Di Dalam Hati Yang Ter-Goda.. Cinta Yang Asik Adalah Do’a.. Batin Yang Berisik Adalah Surga Dan Neraka.. Aku Melambai Nurani.. Mengejar Pahala…
SelengkapnyaLirik Lagu Yalil Yalili Bahasa Arab, Latin dan Artinya
Diposting oleh admingapuraLirik lagu yalil yalili Bahasa Arab, latin dan artinya atau terjemahan Bahasa Indonesia yang lagi viral di media sosial mulai dari TikTok, Instagram, Facebook, YouTube maupun Twitter. Adapun lirik lagu yalil yalili ini memang belakang ini selalu seliweran ataupun FYP di media sosial sehingga membuat banyak orang penasaran tentang artinya dalam Bahasa Indonesia. Lagu ini…
SelengkapnyaPuisi Esai: Pengertian, Jenis dan Contoh
Diposting oleh admingapuraA. Pengertian Puisi Esai Puisi esai adalah jenis puisi yang menggabungkan unsur-unsur esai dengan unsur-unsur puisi. Esai dalam puisi ini berarti adanya penjelasan atau pemikiran yang lebih panjang dan terstruktur, seperti yang biasa ditemukan dalam tulisan esai. Namun, esai dalam puisi tidak hanya berupa penjelasan, tetapi juga diekspresikan melalui bahasa puisi yang indah dan kreatif….
SelengkapnyaPuisi Prosa: Pengertian, Jenis, dan Contoh
Diposting oleh admingapuraA. Pengertian Puisi Prosa Secara mudahnya Puisi Prosa adalah jenis puisi yang ditulis dalam bentuk prosa, yaitu tulisan yang tidak menggunakan pola atau irama tertentu seperti puisi pada umumnya. Puisi prosa sering kali mengandung makna yang mendalam dan menggunakan gaya bahasa yang kreatif untuk menyampaikan pesan atau perasaan pengarangnya. BACA JUGA: Ilmu Pengantar Puisi: Pengertian…
Selengkapnya7 Cara Menulis yang Baik untuk Pemula, Nomor 5 Paling Trik Jitu!
Diposting oleh admingapuraTrik cara menulis yang baik untuk pemula bisa Anda praktikkan melalui artikel ini. Sehingga, Anda punya pemahaman dan ilmu tentang bagaimana menulis yang baik, penuh makna dan menyentuh hati. Tentunya, tidak selalu bergantung dengan Ai. Menulis adalah salah satu bentuk komunikasi tertua yang digunakan manusia untuk menyampaikan informasi, ide, pengalaman, dan emosi. Aktivitas ini tidak…
SelengkapnyaPotensi Ekonomi Sosio Kultural, dan Keagamaan Desa Terban Jeluko Kudus
Desa Terban merupakan desa yang berada di Kecamatan Jeluko, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Desa ini memiliki banyak sekali potensi namun sayang sekali belum banyak dikenali oleh masyarakat di luar daerah Desa Terban. Potensi tersebut antara lain potensi ekonomi, sosio-kultural, dan keagamaan. Melalui buku ini para penulis berusaha mengenalkan ketiga potensi tersebut kepada masyarakat luas…
Rp 60.000 Rp 70.000If My Mind Had Subtitles
A poetry book that talks about the quiet chaos of life, the kind that lingers in late-night thoughts, in unanswered questions, and in the spaces between what we feel and what we show. This book is a gentle dive into the quiet chaos we carry: the hidden worries, the small joys, the thoughts we silence….
Rp 55.000Samskara Series
Di balik kegiatan pengabdian masyarakat yang penuh semangat, tersembunyi keraguan, konflik batin, dan kelemahan. Tokoh yang ceroboh dan pelupa, terjebak dalam labirin ketakutannya sendiri dan penyakit yang menghantui. Tokoh yang problematik dengan kepribadiannya yang selalu mencari tantangan dan kepuasan untuk kebutuhan. Lalu disandingkan dengan tokoh yang tegas dan sensitif dalam memimpin dengan menyembunyikan kelemahan di…
Rp 60.000Langkah Bersama Santri: Dinamika Konseling dan Penyuluhan Islami
Buku Langkah Bersama Santri: Dinamika Konseling dan Penyuluhan Islam merupakan kumpulan artikel atau bunga rampai yang membahas beragam perspektif dalam bidang konseling dan penyuluhan Islam, khususnya dalam konteks pendidikan dan kehidupan santri. Adapun setiap artikel di dalamnya menggali bagaimana pendekatan konseling dan penyuluhan yang berlandaskan ajaran Islam dapat membantu santri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,…
*Harga Hubungi CSCatatan Pena Apri 2
SINOPSIS CATATAN PENA APRI 2 Biarkan puisi dan fotografi bercerita Saksi bisu nyata atas sebuah peristiwa Terkenang abadi Selama bumi masih berputar Segala rasa melebur menjadi satu Dalam kesatuan aksara padu Ini akan menjadi salah satu catatan penaku Kembali bersama Gapura Pustaka
*Harga MulaiRp 30.000

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.